Rizieq Shibab Khawatirkan PN Jakarta Timur Akan Dikepung Massa, Tim Kuasa Hukum Angkat Bicara

2 Просмотры
Издатель
- Terkait denganperkataan Rizieq Shigab yang mengkhawatirkan Pengadilan Negeri Jakarta Timur bakal dikepung massa, sang kuasa hukum pun angkat bicara.

Pihaknya menyebut, ungkapan itu muncul lantaran adanya pernyataan JPU terkait dengan julukan Imam Besar yang hanya isapan jempol.

Ungkapan itu muncul lantaran rizieq takut perkataan tersebut menyinggung para simpatisannya.

Dilansir , tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar memberi penjelasanya.

Pernyataan Rizieq dalam duplik perkara dugaan tindak pemberitahuan bohong kasus tes swab RS UMMI Bogor itu disebut sebagai bentuk kekhawatiran.

"Sebenarnya kekhawatiran Habib karena ada pernyataan dari Jaksa melalui repliknya yang lalu sehingga dikhawatirkan oleh Habib akan memicu marahnya umat seperti itu," kata Aziz

Massa ditakutkan akan tersulut emosi dengan ucapan yang dilontarkan JPU.

Yakni berkaitan dengan julukan Imam Besar yang hanya isapan jempol.

Pernyataan JPU dalam replik dibacakan pada sidang Senin (14/6/2021) lalu disebut sudah tersebar luas.

Rizieq disebut juga takut, dengan ungkapan JPU itu, akan mengundang massa seperti yang terjadi kerumunan massa di Bandara Soekarno-Hatta pada 10 November 2020 lalu saat dia tiba.

Namun, Aziz menyebut dirinya telah mengkondisikanmassa yang ada.

Ia pun menyinggung terkait kinerja aparat keamanan yang telah bekerja baik.

"Tapi Insya Allah kami yakin kondisinya (Pengadilan Negeri Jakarta Timur saat sidang putusan) akan kondusif karena aparat keamanan sudah antisipasi dan bekerja dengan sangat baik," ujar Aziz.

Perihal hal itu, Rizieq mengimbau agar simpatisan tidak datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. (*)

Artikel ini telah tayang di dengan judul Rizieq Shihab Cemaskan PN Jakarta Timur Dikepung Massa, HRS: JPU Agar Hati-hati,
Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Категория
Природа
Комментариев нет.